Sabtu, 31 Januari 2015
Passive Voice
Pengertian, Rumus dan Contoh Kalimat Passive Voice
A. Pengertian.
Passive Voice dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah kalimat pasif (kebalikan dari kalimat aktif). Dalam hal ini subjek dalam kalimat passive voice dikenai atau menderita atas sebuah pekerjaan. Dalam bahasa Indonesia kalimat pasif biasanya diikuti prefix berupa di- atau ter-. Contohnya kalau kalimat aktifnya menginjak maka kalimat pasifnya menjadi diinjak atau terinjak.B. Rumus Passive Voice.
Rumus Dasar Dari Passive Voice adalah: TO BE + V3. Berikut ini adalah rumus passive voice dalam semua tenses. Setelah mempelajari dan memahami semua rumusan di bawah ini, pelajari juga rumus praktis cara memahami passive voice pada 16 tense.
Tenses
|
Contoh Subject
|
To be/+Auxiliary
|
Verb 3
|
||
Tunggal
|
Jamak
|
Tunggal
|
Jamak
|
||
Simple Present
|
I
|
they
|
am
|
are
|
warned
|
Present perfect
|
he
|
we
|
has been
|
have been
|
told
|
Present Continuous
|
she
|
you
|
is being
|
are being
|
taught
|
Present perfect Continuous
|
it
|
these
|
has been being
|
have been being
|
arranged
|
Simple Past
|
I
|
they
|
was
|
were
|
warned
|
Past continuous
|
he
|
we
|
was being
|
were being
|
told
|
Past perfect
|
she
|
you
|
had been
|
*
|
taught
|
Past perfect
continuous |
it
|
these
|
had been being
|
*
|
arranged
|
Simple Future
|
I
|
they
|
will be
|
*
|
warned
|
Future Continuous
|
he
|
we
|
was being
|
were being
|
told
|
Future perfect
|
she
|
you
|
will have been
|
*
|
taught
|
Future perfect
continuous |
it
|
these
|
will have been being
|
*
|
arranged
|
Pastfuture
|
I
|
they
|
would be
|
*
|
warned
|
Past future Continuous
|
he
|
we
|
would be being
|
*
|
told
|
Past future perfect
|
she
|
you
|
would have been
|
*
|
taught
|
Past future perfect continuous
|
it
|
these
|
would have been being
|
*
|
arranged
|
C. Contoh Kalimat Passive Voice.
Active Voice
|
Passive Voice
|
|
Andy has washed his car just now
|
>
|
Andy’s car has been washed just now by him self
|
My mother is cooking fried chicken
|
>
|
The fried chicken is being cooked by my mother
|
I purchased this house yesterday
|
>
|
This house was purchased by me yesterday
|
Miss. Janet teaches us everyday
|
>
|
We are taught by Miss. Janet everyday
|
Tyson knocked down Chris John easily
|
>
|
Chris John is knocked down by Tyson easily
|
I will always love you
|
>
|
You will be always loved by me
|
You may pay the bill by credit card
|
>
|
The bill may be paid by credit card
|
Jika diperhatikan contoh terakhir, maka tidak hanya auxiliary (kata kerja bantu) yang ada dalam rumus tenses saja yang bisa digunakan dalam kalimat pasif, melainkan auxiliary lainnya seperti may, can, could juga bisa digunakan untuk membuat kalimat pasif.
Untuk lebih praktis lagi silahkan baca Rumus Praktis Passive Voice nya.
Rumus Praktis Passif Voice
Rumus Praktis Passive Voice Pada Semua Tenses
A. Pengertian.
Passive voice adalah kalimat pasif yang jika kita terjemahkan mengandung makna “di” atau “ter”. Seperti dipukul/terpukul. Passive voice biasanya dipelajari setelah kita memahami ke 16 bentuk tenses. Caranya tidak jauh beda dengan tenses karena pada dasarnya basisnya adalah tenses.B. Rumus Passive Voice Pada Semua Tenses.
Pada dasarnya, rumus utama dari Passive Voice adalah:
To Be + V3
Namun dengan banyaknya tenses maka kita juga harus cermat dan kadang ada guru yang menuntut kita untuk menghafalkannya.
Untuk memahami rumus praktisnya, pahami 3 langkah dibawah ini:
- Baliklah posisi subjek dengan objeknya dengan memberi kata “by” sebelum subjek tersebut.
- Identifikasi/ketahui mana kata kerja dan apa bentuk kata dasar tersebut.
- Buatlah to be dari bentuk kata dasar tersebut dan mengganti kata kerja tersebut dengan V3.
C. Contoh Penerapan dalam Kalimat:
Contoh 1 (Simple Present):- Tukarlah terlebih dahulu posisi Subjek (They) dan Objek (The Box) sembari sisipkan kata “by” sebelum subjek. Meskipun they adalah subjek namun posisi dalam kalimat adalah sebagai objek, jadi harus diganti menjadi them.
- Identifikasi/cari tahu kata kerja utamanya, yaitu: drops (V1). Buatlah to be dari kata dasar tersebut (V1). To be bentuk pertama (v1) adalah is, am, are dan yang cocok untuk the box adalah “is“;
- Kemudian ganti kata dasar (drops) tersebut menjadi V3 dan jadilah: The box is dropped by them.
- Tukarlah terlebih dahulu posisi Subjek (Jane) dan Objek (The car) sembari sisipkan kata “by” sebelum subjek.
- Identifikasi/cari tahu kata kerja utamanya, yaitu: washed (V3). Buatlah to be dari kata dasar tersebut (V3). Bentuk ketiga To be adalah been (penempatan to be harus selalu didepan kata kerja utama);
- Kemudian ganti kata utama (washed) tersebut menjadi V3 dan jadilah: The car has been washed by Jane.
Demikianlah penjelasan tentang Cara Praktis Rumus Passive Voice Pada Semua Tenses, semoga bisa membantu. Jika kamu suka artikel ini, mohon share dengan like, twit atau dengan berkomentar di bawah ini. Terima kasih.
Jumat, 30 Januari 2015
Giraffes and Lions
Some day in the forest, a Lion was looking some food to it consume for lunch. The Lion want to something to eat. Usually, the Lion eat the meat and foliage. And than someday have a Giraffes come to some tree to get some leaf. Giraffes ate with enjoy. A sudden, Lion came to Giraffes. Giraffes shock and want to run. But Lion say "Wait, I want to you help me". But Giraffes don't want to help "No, you want eat me" Geraffes say. With seduce, Lion succesed bring that Giraffes near. Evidently, Lion just take help for get some leaf by Giraffes.
Kamis, 29 Januari 2015
Masyarakat Mesir
Uniknya Masyarakat Mesir
Posted by Ahmad Farisi on 3 November 2009
Dari pengamatan penulis selama tinggal di Mesir, penulis banyak menemukan kebiasaan-kebiasaan orang Mesir yang sepertinya menarik untuk diceritakan disini, baik itu dari segi makanan, berpakaian, maupun cara berinteraksi. Marilah kita mulai memperhatikan dari cara bagaimana orang Mesir berinteraksi dan menanyakan kabar.
Orang Mesir Menanyakan Kabar Sampai Tiga Kali
salah satu yang menurut saya masyarakat Mesir adalah masyarakat yang unik adalah cara mereka menanyakan kabar. Orang Mesir biasanya akan menanyakan kabar kepada setiap orang yang dijumpainya, terutama orang-orang yang mereka kenal.
Tanya kabar adalah hal yang tidak pernah ditinggalkan oleh orang Mesir sebagai pembuka pembicaraan mereka. Yang membuat saya heran disini adalah cara mereka menanyakan kabar. Mereka mempunyai beberapa macam ungkapan untuk menanyakan kabar. Ungkapan tanya kabar yang sering digunakan adalah “Izzayak?, amil ee? Dan kaifa halak”? ketiga-tiganya mengandung arti yang sama, yaitu “bagaimana kabarmu”? namun mereka sering mengucapkan ketiganya dalam satu waktu, sehingga jawaban yang sama pun akan diulang tiga kali juga oleh lawan bicaranya, yaitu alhamdulillah, alhamdulillah dan alhamdulillah.
Budaya Salam Semut
Di Mesir apabila seseorang bertemu dengan teman yang sudah lama tidak berjumpa, pertama kali yang akan mereka lakukan adalah bersalaman. Ini sepertinya sudah menjadi hal yang wajib bagi mereka, baik itu di kantor, mall, di masjid, di jalan-jalan maupun di terminal. Kemudian setelah itu mereka langsung melakukan salam semut, yaitu salam dengan memeluk badan dan menempelkan pipi kanan pada pipi kiri kawannya secara bergantian, seraya tangan yang satunya menepuk-nepuk punggung lawannya. Cara yang seperti itu ternyata akan menambah kehangatan persahabatan dan rasa saling menghormati. Hanya saja bersalaman ataupun salam semut hanya untuk laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan saja.
Satu lagi yang menarik perhatian saya waktu awal-awal tiba di Mesir adalah mereka akan mengucapkan “Shollu ‘ala nabi” (berselawatlah kepada nabi) kepada orang yang sedang terlibat cekcok di sekitarnya. Artinya, mereka akan menyuruh orang yang sedang terlibat adu mulut atau bertengkar untuk bershalawat kepada nabi agar mereka sadar bahwa mereka adalah umat nabi yang mulia, sehingga mereka merasa malu dengan apa yang sedang mereka lakukan. Yang menariknya lagi, bahwa orang yang sedang marah besar pun akan berhenti untuk mengucapkan shalawat. Dan biasanya setelah itu kemarahannya akan reda tanpa menyisakan dendam di antara mereka.
Di Mesir, perang mulut adalah sesuatu yang wajar, namun hal itu biasanya tidak sampai berakibat adu jotos atau anarkis lainnya, karena memulai memukul orang bagi mereka sangat aib dan hukumannya juga berat. Setelah selesai perang mulut, mereka biasanya akan kembali seperti semula tanpa saling dendam, sehingga meskipun Negara Mesir khususnya Kairo termasuk kota yang padat penduduk, jarang sekali terjadi perkelahian yang serius, pembunuhan apalagi amuk masa. Berbeda dengan di Indonesia, yang setiap hari hampir ada saja berita kasus pembunuhan, tawuran antar sekolah, amuk masa bahkan bentrokan antar kampung.
Kata “amuk” pun akhirnya masuk dalam daftar bahasa Internasional. Baca kalimat berikut: amok also spelled amuck or amuk), is derived from theIndonesian/Malay/Filipino word amuk, meaning “mad with rage” (uncontrollable rage) amuk berarti kemarahan yang tidak bisa terkontrol.
Budaya Mujamalah
Mujamalah atau basa basi adalah ungkapan hal-hal yang tidak serius. Dalam percakapan umumnya dibuka dengan basa-basi, misal tanya kabar, memuji dan hal-hal lainnya. Basa basi menjadi budaya yang wajar di setiap Negara, namun Mesir memiliki budaya basa basi yang over. Untuk memulai pembicaraan di telpon misalnya, mereka akan melakukan basa basi hampir selama 2 menit, padahal tujuan intinya kalau dibicarakan tidak lebih dari 10 detik saja.
Jangan heran kalau Anda pergi ke Mesir dan membeli barang atau membeli sesuatu lainnya, ketika anda mau membayarnya sang penjual menolak bayaran Anda dengan mengatakan “Kholi” artinya free atau tidak usah bayar. Anda harus ingat bahwa itu hanyalah basa basi saja. Sebaiknya Anda mengatakan jazakallah dan tetap harus membayarnya.
Budaya Memuji Yang Over
Orang Mesir sangat suka memuji, dan ini sebenarnya bagian dari mujamalah mereka. Meskipun pujian mereka terkadang sangat berlebihan, tapi bagaimanapun menurut saya memuji lebih baik daripada mencaci.
Kebiasaan orang Mesir kalau bertemu orang asing, mereka akan menanyakan kabar dan asal daerah mereka, kalau saya menjawab saya dari Indonesia, mereka akan langsung mengucapkan ahsanu naas (sebaik-baik manusia). Eh, tapi tunggu dulu jangan terlalu Ge eR dan merasa bangga sehingga Anda terasa terbang, karena meskipun masyarakat Indonesia di Mesir terkenal baik dan mempunyai adab yang tinggi, mereka juga akan mengatakan yang sama ke orang Rusia, Malaysia juga Turky atau yang lainnya.
Orang Mesir Gemar Membaca Al Qur’an
Anda jangan terperanjat ketika berkunjung ke Mesir dan melihat orang membaca Al qur’an di dalam bus umum dan jalan raya. Hal itu biasa mereka lakukan, apalagi pada bulan Ramadhan. Atas pengaruh Universitas Al Azhar dan ulama-ulamanya, masyarakat Mesir pada umumnya dan mahasiswa al Azhar pada khususnya sangat perhatian dengan hapalan Al Qur’an.
Banyak orang tua yang memasukkan anaknya ke sekolah tahfidzul qur’an, agar nanti anaknya bisa hapal al Qur’an secara penuh. Ternyata menghapal al Qur’an juga bisa untuk melatih kecerdasan otak dan mempertajam daya ingat anak.
Isy, Ful dan Ta’meya
Isy adalah makanan pokok Mesir, bahan makanan pokok ini adalah gandum. Ful dalam bahasa Indonesianya adalah kacang. Kacang ini direbus hingga lembut dan berwarna coklat kemudian diberi bumbu garam dan minyak. Adapun Ta’meya adalah sejenis gorengan yang terbuat dari daun yang dihaluskan. Saya tidak tahu persis dari daun apa ta’meya itu dibuat, yang jelas bukan dari daun kurma.
Ketiga makanan tersebut adalah makanan sehari-hari masyarakat Mesir pada umumya. Biasanya makanan tersebut disantap sebagai sarapan atau makan pagi dengan menu tambahan acar. Orang Mesir sangat memperhatikan makanan, mereka biasanya tidak akan memakan makanan yang belum pernah mereka coba atau yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.
Ketika kami membeli sarden, sarden itu saya masak terlebih dahulu dengan menambah bumbu-bumbu masakan. Teman-teman saya dari Mesir heran melihat saya memasak sarden. Biasanya mereka memakan sarden dengan tidak dimasak dan memadukannya dengan roti. Pada awalnya mereka tidak mau memakan sarden masakan saya, akan tetapi setelah saya paksa, akhirnya mereka mau mencoba. Ternyata mereka suka dengan cara saya memasak sarden, dan mengatakan bahwa saya ahli memasak.
Daging dan susu adalah makanan tambahan orang Mesir, dalam 3 hari sekali mereka harus memakan daging. Mungkin dari makanan-makanan yang sering mereka konsumsi, seperti ful dan daging inilah yang membuat badan mereka besar.
Untuk masalah minuman, kami tidak pernah melihat orang Mesir menjual es teh. Di mesir tidak ada es teh, yang ada justru mereka heran ketika kami membuat es teh pada musim panas. Mereka hanya tahu kalau teh itu pasti panas. Tapi jangan terburu menganggap kalau Mesir tidak mempunyai bermacam minuman. Mesir mempunyai bermacam-macam minuman yang mungkin tidak ada di Indonesia. Kalau musim panas, berbagai variasi minuman dijual di pinggir-pinggir jalan, seperti ashab ashir (perasan tebu), tamar hindi (asam) dan shabiya. Minuman dingin tersebut sangat cocok diminum pada musim panas.
Ada juga jenis minuman yang diminum saat masih hangat, seperti kerkedai, yansun dan ni’na’, semuanya terbuat dari daun maupun biji tumbuh-tumbuhan. Tidak jauh berbeda dengan teh, hanya saja mempunyai rasa yang berbeda-beda.
Antara Mesir dan Negara-negara Arab Lainnya
Sebagai salah satu bangsa Arab, ternyata Mesir dari segi berpakaian jauh berbeda dengan Negara-negara Arab lainnya, khususnya kawasan Teluk. Dalam berpakaian sehari-hari, masyarakat Mesir lebih sering memakai kemeja dan celana panjang. Hampir sama dengan di Indonesia, bedanya di Mesir tidak ada batik.
Untuk pakaian pegawai pemerintahan, mereka memakai seragam jas dengan dasi yang melilit di lehernya, sama dengan seragam pejabat pemerintahan Negara-negara Eropa. Masyarakat Mesir tidak memakai imamah seperti Negara-negara Arab pada umumnya, seperti Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, dan Irak. Imamah atau surban adalah kain penutup kepala, biasanya diatasnya dilingkari dengan iqal berwarna hitam seperti angka zero 0.
Mungkin itulah sekilas tentang keunikan masyarakat Mesir dan masih banyak lagi keunikan-keunikan lainnya yang belum digali dan disajikan disini. Sebenarnya setiap negri mempunyai ke-unik-an tersendiri. Semoga kita bisa mengambil contoh yang baik untuk kita tiru dan mengetahui kebiasaan buruk untuk kita hindari dan tidak kita ikuti.
Langganan:
Postingan (Atom)
